Wednesday, December 8, 2010

Mengenang Kembali Letusan Gunung Berapi Vesuvius, Masa Peradaban Pompeii



Pompeii  Vesuvius

Perkiraan Sekitar 2000 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 24 Agustus tahun 79, terjadi letusan dahsyat gunung Vesuvius tak jauh dari ujung selatan Italia. Konon letusan itu adalah yang pertama setelah gunung api tersebut tertidur lelap selama berabad-abad.

Gunung Vesuvius yang menurut legenda berarti “Putra Ves/Zeus” alias Hercules, terletak di kawasan Campagnia dekat Teluk Napoli, tak jauh dari kota industri dan perdagangan Pompeii yang ketika itu berpenduduk lebih dari 20 ribu jiwa. Tak jauh dari sana juga terdapat kota peristirahatan musim panas, Herculaneum, yang dipenuhi villa, pemandian ala Romawi, dan tak lupa perjudian. Di sekitarnya dapat dijumpai perkebunan anggur yang luas, juga beberapa kota kecil seperti Stabiae.



Letusan pada tahun 79 ini diawali oleh sebuah gempa besar pada tahun 62. Tetapi bangsa Romawi pada masa itu tidak menghubungkan gempa dengan aktivitas gunung berapi. Mungkin ini karena mereka, terutama di Campagnia, sudah terbiasa dengan banyaknya getaran dan goncangan bumi, kecil dan besar.

Menjelang tengah hari tanggal 24 Agustus, Vesuvius meledak, menghamburkan gumpalan abu tebal yang bisa digambarkan menyerupai jamur atau pohon cemara. Seperti digambarkan Pliny The Younger, filsuf yang sedang berada di Teluk Napoli pada saat letusan terjadi, dalam suratnya kepada Tacitus, abu terlempar jauh tinggi ke atas seperti batang, lalu melebar dan akhirnya berhamburan ke bumi. Tinggi semburan ini diduga mencapai 30 kilometer, dan selama hampir 12 jam kemudian, Pompeii seperti dilapisi abu dan kerikil vulkanis setebal beberapa sentimeter.



Penduduk Pompeii panik dan mulai mengungsi ke luar kota, menyisakan 2000 orang yang masih bertahan dalam lubang-lubang persembunyian menanti letusan gunung berakhir. Tapi selambat-lambatnya pada keesokan harinya, mereka tewas karena keracunan setelah menghirup gas dan abu vulkanis.



Sementara Herculaneum sementara masih terselamatkan pada fase awal karena angin bertiup dari arah Barat. Tetapi penduduk Herculaneum yang sesungguhnya terletak lebih dekat dengan Vesuvius, tak sempat lega terlalu lama. Gumpalan abu dan gas diikuti oleh letusan lava dan bebatuan menenggelamkan kota itu hingga lebih dari 20 meter. Suhu yang mencapai 400 derajat Celcius membuat benda organik seperti tubuh manusia menghangus, atau bahkan meledak.

Berikut Ilustrasi beberapa gambar korban Vesuvius :















Letusan berlangsung selama hampir 24 jam, di mana Vesuvius melepaskan 4 kilometer kubik kandungannya, terutama abu dan bebatuan. Kawasan yang menderita kerusakan paling parah adalah kawasan di selatan dan tenggara gunung itu. Jumlah keseluruhan korban yang meninggal dunia mencapai 10 ribu orang.

Pompeii dan Herculaneum ternyata tak pernah dibangun kembali oleh para -bekas- penduduknya yang selamat, hingga secara kebetulan ditemukan kembali pada abad ke-18. Tetapi Vesuvius kini masih berdiri tegak. Ia masih sempat meletus puluhan kali hingga terakhir kalinya pada tahun 1944. Walaupun tinggi puncaknya saat ini hanya 1281 meter dari permukaan laut, satu-satunya gunung berapi benua Eropa yang masih aktif ini akan selalu mengingatkan akan ganasnya alam yang dapat memusnahkan sebuah kota.

***

Dan kita, penduduk Indonesia, sewajarnya juga mengingat bahwa gunung-gunung berapi di sekitar kita harus selalu diwaspadai aktivitasnya. Terlebih lagi, karena Indonesia masih memegang rekor jumlah korban tewas terbanyak akibat letusan gunung berapi, yaitu letusan Gunung Tambora (Sumbawa, April 1815) yang mengambil 92 ribu jiwa.

Search Artikel From Google
Re-publish from | khairanisaul1996.wordpress.com
Yang Menurut Sumber,Yang Juga menyalin dari | sayakasihtahu.com
Dan Akhirnya Saya Publish Kembali Di Pushtop.blogspot.com
Inilah Jenis Artikel Yang Bisa Di Katakan Copas Multi Review Post
Atau Boleh Juga Di Sebut COPAS MULTILEVEL

(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Bali Live Creative Festival

Bali Creative Festival is part of the program 100% Love Indonesia who campaigned Ministry of Commerce. The festival featuring a variety of creative potential in Bali such as fashion, design, music, photography, and architecture, which is packaged in the form of exhibitions, pertujukkan and creative forum. This activity is centered at the Art Centre, Jl Nusa Indah, Denpasar lasted for four days, 3 to 6 December 2010.


Artists Bali, Ayu Laksmi, and dancer I Nyoman Sura, collaborate on Bali Creative Festival opening event at the Art Centre, Denpasar, Bali, on Friday (3 / 12) night.



A fire dancer (fire dancers) beratraksi on the main stage at the Festival of Bali Creative Art Centre, Denpasar, Bali, Saturday (4 / 12) night



A model demonstrating the clothing in the arena of Bali Art Festival at the Creative Centre, Denpasar, Bali, Saturday (4 / 12) night



Two dancers of fire (fire dancers) beratraksi on the main stage at the Festival of Bali Creative Art Centre, Denpasar, Bali, Saturday (4 / 12) night.



Artists Bali, Ayu Laksmi, in action brought a number of songs at the opening event at the Festival of Bali Creative Art Centre, Denpasar, Bali, on Friday (3 / 12) night.



Some artists show of skill in the art of "Mepantigan" which is a series of activities in Bali Creative Festival Cultural Park in Denpasar, Bali



Two artists spewing fire into the painting in the art of "Mepantigan" which is a series of activities in Bali Creative Festival Cultural Park in Denpasar, Bali.

Foto By ANTARA/ Nyoman Budhiana
PUBLISHER BY PUSHTOP.BLOG


(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Al-Kisah Raja Kutai Pertama - Kerajaan Kutai

Aji Batara Agung Dewa Sakti, Raja Kutai Kartanegara Pertama

Tersebutlah didalam hikayat Kutai, bahwasanya Petinggi Jaitan Layar dengan isterinya tinggal di sebuah gunung, di tempat mana mereka membuka sebuah kebun untuk keperluan hidupnya sehari-hari. Puluhan tahun mereka hidup sebagai suami isteri, namun Dewa di khayangan belum juga menganugerahkan seorang anak pun sebagai penyambung dari keturunan mereka untuk memerintah negeri Jaitan Layar ini. Sering Petinggi Jaitan Layar beserta isterinya bertapa, menjauhi kerabat dan rakyatnya, memohon kepada Dewata untuk mendapatkan anak.

Pada suatu malam ketika mereka sedang tertidur dengan nyenyaknya, terdengar suara diluar rumah yang begitu gegap gempita hingga menyentakkan mereka dari tidur di peraduan. Mereka pun bangkit membuka pintu untuk melihat apa gerangan yang terjadi diluar rumah.

Nampaklah oleh mereka sebuah batu besar yang melayang dari udara menghempas ke tanah. Suasana malam yang tadinya gelap gulita kini menjadi terang benderang seakan-akan bulan purnama sedang memancar.

Terkejut melihat batu dan alam yang terang benderang itu, Petinggi beserta isterinya segera masuk kembali kedalam rumah serta menguncinya dari dalam. Dari dalam rumah mereka mendengar suara yang menyerunya.
“Sambut mati babu, tiada sambut mati mama!”
Sampai tiga kali suara ini didengar oleh Petinggi Jaitan Layar dan akhirnya dengan rasa cemas dijawabnya juga, “Ulur mati lumus, tiada diulur mati lumus!”
“Sambut mati babu, tiada disambut mati mama.” kembali suara itu terdengar.
“Ulur mati lumus, tiada diulur mati lumus.” jawab si Petinggi.
Dan terdengarlah gelak ketawa dari luar rumah sambil berkata, “Barulah ada jawaban dari tutur kita”. Mereka yang diluar rumah itu agaknya sangat gembira sekali, karena tutur katanya mendapatkan jawaban.

Petinggi Jaitan Layar pun tidak merasa takut lagi dan kemudian keluar rumah bersama isterinya mendatangi batu itu yang ternyata adalah sebuah raga mas. Raga mas itu lalu dibuka dan betapa terkejutnya Petinggi beserta isterinya tatkala melihat didalamnya terdapat seorang bayi yang diselimuti dengan lampin berwama kuning. Tangannya sebelah memegang sebuah telur ayam, sedang tangan lainnya memegang keris dari emas, keris mana merupakan kalang kepalanya.

Pada saat itu menjelmalah tujuh orang Dewa yang telah menjatuhkan raga mas itu. Mereka mendekati Petinggi Jaitan Layar dengan muka yang gembira memberi salam dan salah seorang dari Dewa itu menyapa Petinggi, “Berterima kasihlah kepada Dewata, karena doamu dikabulkan untuk mendapatkan anak. Meskipun tidak melalui rahim isterimu. Bayi ini adalah turunan dewa-dewa dari khayangan, karena itu jangan sia-siakan untuk memeliharanya, tapi jangan dipelihara seperti anak manusia biasa.”

Dewa juga berpesan agar bayi keturunan dewa ini jangan diletakkan sembarangan diatas tikar, akan tetapi selama empat puluh hari empat puluh malam bayi ini harus dipangku berganti-ganti oleh kaum kerabat Petinggi.
“Bilamana engkau ingin memandikan anak ini, maka janganlah dengan air biasa, akan tetapi dengan air yang diberi bunga wangi.”

“Dan bilamana anakmu sudah besar, janganlah ia menginjak tanah, setelah diadakan erau (pesta), dimana pada waktu itu kaki anakmu ini harus diinjakkan pada kepala manusia yang masih hidup dan pada kepala manusia yang sudah mati. Selain itu kaki anakmu ini diinjakkan pula pada kepala kerbau hidup dan kepala kerbau mati.”

“Demikian pula bilamana anak ini untuk pertama kalinya ingin mandi ke tepian, maka hendaklah engkau adakan terlebih dahulu upacara erau (pesta) sebagaimana upacara pada tijak tanah.”

Setelah pesan-pesan tersebut disampaikan oleh salah seorang Dewa itu maka ketujuh Dewa itu naik kembali ke langit. Petinggi dan isterinya dengan penuh rasa bahagia membawa bayi itu masuk ke rumahnya. Bayi ini bercahaya laksana bulan purnama, wajahnya indah tiada bandingnya, siapa memandang akan bangkit kasih sayang terhadapnya.

Akan tetapi isteri Petinggi susah hatinya, karena payudaranya tidak dapat meneteskan air susu. Apa yang bisa diharapkan lagi dari seorang perempuan yang sudah tua untuk bisa menyusui anaknya?

Akhimya Petinggi Jaitan Layar membakar dupa dan setanggi serta menghambur beras kuning, sambil mereka memanjatkan do’a kepada para Dewa, agar memberikan kurnia kepada isteri Petinggi supaya teteknya mengandung air susu yang harum baunya. Setelah selesai berdo’a, terdengarlah suara dari langit, “Hai Nyai Jaitan Layar, usap-usaplah tetekmu dengan tangan berulang-ulang sampai terpancar air susu darinya.”

Mendengar perintah ini, isteri Petinggi Jaitan Layar segera mengusap-usap teteknya sebelah kanan dan pada waktu sampai tiga kali dia berbuat demikian, tiba-tiba mencuratlah dengan derasnya air susu dengan baunya yang sangat harum seperti bau ambar dan kesturi. Maka bayi itupun mulai dapat diberikan air susu dari tetek isteri Petinggi Jaitan Layar itu sendiri. Kedua laki isteri itu sangat bahagia melihat bagaimana anaknya keturunan dari Dewa, mulai dapat menyusu.

Sesudah tiga hari tiga malam, tanggallah tali pusat dari bayi itu. Maka semua penduduk Jaitan Layar pun bergembira. Meriam “Sapu Jagat” ditembakkan sebanyak tujuh kali. Selama empat puluh hari empat puluh malam bayi itu dipangku silih berganti dan dipelihara dengan hati-hati dan secermat-cermatnya. Selama itu juga telor yang sudah menetas menjadi seekor ayam jago makin besar dengan suara kokoknya yang lantang.

Sesuai dengan petunjuk para Dewata, maka anak tersebut dinamakan Aji Batara Agung Dewa Sakti. Pada waktu Batara Agung berumur lima tahun maka sukarlah dia ditahan untuk bermain-main didalam rumah saja. Ingin dia bermain-main di halaman, di alam bebas dimana dia dapat berlari-larian, berkejar-kejaran dan mandi-mandi di tepian.

Maka Petinggi Jaitan Layarpun mempersiapkan upacara tijak tanah (menginjak tanah) dan upacara erau mengantarkan sang anak mandi ke tepian untuk pertama kalinya. Empat puluh hari empat puluh malam diadakan pesta, dimana disediakan makanan dan minuman untuk penduduk. Gamelan Gajah Perwata ditabuh siang malam, membuat suasana bertambah meriah. Berbagai ragam permainan ketangkasan dipertunjukkan silih berganti.

Sesudah erau dilaksanakan empat puluh hari empat puluh malam, maka bermacam binatang baik betina, maupun jantan disembelih. Disamping itu juga Petinggi Jaitan Layar tidak melupakan pesan dari Dewa yaitu agar membunuh beberapa orang, baik lelaki maupun perempuan untuk diinjak kepalanya oleh Batara Agung pada upacara “tijak tanah”.

Kepala-kepala binatang dan manusia itu diselimuti dengan kain kuning. Aji Batara Agung Dewa Sakti diarak dan kemudian kakinya dipijakkan kepada kepala-kepala binatang dan manusia itu.

Kemudian Aji Batara Agung diselimuti dengan kain kuning, lalu diarak ke tepian sungai. Ditepi sungai Aji Batara Agung dimandikan, dimana kakinya dipijakkan berturut-turut pada besi dan batu. Semua penduduk Jaitan Layar kemudian turut mandi, baik wanita maupun pria, baik orang tua maupun orang muda.

Setelah selesai upacara mandi, maka khalayak membawa kembali Aji Batara Agung ke rumah orang tuanya, dimana dia diberi pakaian kebesaran. Kemudian dia dibawa ke halaman kembali dengan dilindungi payung agung, diiringi dengan lagu gamelan Gajah Perwata dan bunyi meriam Sapu Jagat.

Tiba-tiba guntur berbunyi dengan dahsyatnya menggoncangkan bumi dan hujan panas pun turun merintik. Tetapi keadaaan demikian tidak berlangsung lama, karena kemudian cahaya cerah kembali datang menimpa alam, awan di langit bergulung-gulung seakan-akan memayungi penduduk yang sedang mengadakan upacara di bumi.

Penduduk Jaitan Layar kemudian membuka hamparan dan kasur agung, dimana Aji Batara Agung Dewa Sakti disuruh berbaring. Upacara selanjutnya ialah gigi Aji Batara Agung diasah kemudian disuruh makan sirih.

Sesudah upacara selesai, maka pesta pun dimulai dengan mengadakan makan dan minum kepada penduduk, bermacam-macam permainan dipertunjukkan, lelaki perempuan menari silih berganti. Juga tidak ketinggalan diadakan adu binatang. Keramaian ini berlaku selama tujuh hari tujuh malam dengan tidak putus-putusnya.

Bilamana selesai keramaian ini, maka segala bekas balai-balai yang digunakan untuk pesta ini, dibagi-bagikan oleh Petinggi Jaitan Layar kepada penduduk yang melarat. Demikian juga semua hiasan-hiasan rumah oleh Nyai Jaitan Layar dibagi-bagikan kepada rakyat.

Para undangan dari negeri-negeri dan dusun yang terdekat dengan selesainya pesta ini, semua pamit kepada Petinggi dan kepada Aji Batara Agung Dewa Sakti. Mereka semua memuji-muji Aji Batara Agung dengan kata-kata “Tiada siapapun yang dapat membandingkannya, baik mengenai rupanya maupun mengenai wibawanya. Patutlah dia anak dari batara Dewa-Dewa di khayangan.”

Selesai pesta ini, maka kehidupan di negeri Jahitan Layar berjalan seperti biasa kembali, masing2 penduduk melaksanakan pekerjaan mencari nafkah sehari-hari dengan aman dan sentosa. Sementara itu Aji Batara Agung Dewa Sakti makin hari makin dewasa, makin gagah, tampan, berwibawa dan kelak akan menjadi Raja pertama dari kerajaan Kutai Kartanegara.

Search : VIVAborneo

(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Tuesday, December 7, 2010

Daftar Prasasti Kuno Indonesia | Sejarah

Prasasti adalah piagam atau dokumen yang ditulis pada bahan yang keras dan tahan lama. Penemuan prasasti pada sejumlah situs arkeologi, menandai akhir dari zaman prasejarah, yakni babakan dalam sejarah kuno Indonesia yang masyarakatnya belum mengenal tulisan. Ilmu yang mempelajai tentang prasasti disebut Epigrafi.

Kata prasasti berasal dari bahasa Sansekerta, dengan arti sebenarnya adalah “pujian”. Namun kemudian dianggap sebagai “piagam, maklumat, surat keputusan, undang-undang atau tulisan”. Di kalangan arkeolog prasasti disebut inskripsi, sementara di kalangan orang awam disebut batu bertulis atau batu bersurat.

Prasasti-prasasti ini ditulis dalam aksara serta bahasa-bahasa asli Nusantara dan bahasa-bahasa asing, seperti bahasa Sansekerta.


Di bawah ini daftar prasasti. Semua tahun yang disebut di bawah ini adalah tahun Masehi.

1. Prasasti Mulawarman, Kutai, +/- 400, Bahasa Sansekerta.
2. Prasasti Tarumanagara, Ciaruteun Jawa Barat, +/- 400. Bahasa Sansekerta.
3. Prasasti Tukmas, Dakawu, Grabag, Magelang, Jawa Tengah. Bahasa Sansekerta.
4. Prasasti Kedukan Bukit, Palembang, Sumatra Selatan, 16 Juni 682, Bahasa Melayu.
5. Prasasti Talang Tuwo, Palembang, Sumatra Selatan, 23 Maret 684, Bahasa Melayu.
6. Prasasti Kota Kapur, Kota Kapur, Bangka, 686, Bahasa Melayu.
7. Prasasti Karang Brahi, Karangberahi, Jambi, abad ke-7, Bahasa Melayu.
8. Prasasti Telaga Batu, Palembang, Sumatra Selatan, abad ke-7, Bahasa Melayu.
9. Prasasti Palas Pasemah, Palas,Lampung, abad ke-7, Bahasa Melayu.
10. Prasasti Canggal, Candi Gunung Wukir, Desa Kadiluwih, Salam, Magelang, Jawa Tengah, 732, Bahasa Sansekerta.
11. Prasasti Mañjuçrighra, Candi Sewu, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, 2 November 792M, Bahasa Melayu.
12. Prasasti Sukabumi, Sukabumi, Pare, Kediri, Jawa Timur, 25 Maret 804, Bahasa Jawa Kuno.
13. Prasasti Kayumwungan, Karangtengah, Temanggung, Jawa Tengah (dwibahasa), 824, Bahasa Jawa Kuno.
14. Prasasti Tri Tepusan, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, 842, Bahasa Sansekerta.
15. Prasasti Kayumwungan, Karangtengah, Temanggung, Jawa Tengah, 824 (dwibahasa, Melayu Kuna dan Jawa Kuna)
16. Prasasti Gandasuli I dan II, Candi Gondosuli, Desa Gondosuli, Kecamatan Bulu, Temanggung, Jawa Tengah, 832, Bahasa Melayu.
17. Prasasti Siwagrha (Prasasti kakawin tertua Jawa), 856, Bahasa Jawa Kuno.
18. Keping Tembaga Laguna, Manila, Filipina, 900, Bahasa Melayu.
19. Prasasti Taji, 901, Bahasa Jawa Kuno.
20. Prasasti Mantyasih, Desa Meteseh, Magelang Utara, Jawa Tengah, 11 April 907, Bahasa Jawa Kuno.
21. Prasasti Rukam, 907, Bahasa Jawa Kuno.
22. Prasasti Wanua Tengah III, 908, Bahasa Jawa Kuno.
23. Prasasti Blanjong, Bali, 913, Bahasa Bali.
24. Prasasti Bebetin, Bali, 1049 (salinan dari asli yang berasal dari tahun 896), Bahasa Bali.
25. Prasasti Rumatak, Geger Hanjuang, desa Rawagirang, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat ~ 1111, Bahasa Sunda.
26. Prasasti Mula Malurung, Kediri, 1255, Bahasa Sansekerta.
27. Prasasti Mula Malurung, Kediri, 1255, Bahasa Jawa Kuno.
28. Prasasti Sarwadharma, pemerintahan Kertanegara, 1269, Bahasa Jawa Kuno.
29. Prasasti Sapi Kerep, Desa Sapi Kerep, Sukapura, Probolinggo, 1275, Bahasa Jawa Prasasti Hujung Langit, Hujung Langit, Lampung, Bahasa Melayu.
30. Prasasti Terengganu, Trengganu (Malaysia), (abad ke-14, yaitu 1303, 1326 atau 1386), Bahasa Melayu.
31. Prasasti Astana Gede, Kawali, Ciamis, Jawa Barat ~ 1350, Bahasa Sunda.
32. Prasasti Minye Tujuh, Minye Tujuh, Aceh, 1380, Bahasa Melayu Kuno.
33. Prasasti Singhasari 1351, Singosari, Malang, Jawa Timur, 1351, Bahasa Jawa Kuno.
34. Prasasti Ngadoman, Ngadoman (Salatiga), Jawa Tengah, 1450, Bahasa Jawa Kuno.
35. Prasasti Galuh, Galuh, Ciamis, Jawa Barat ~ 1470, Bahasa Sunda.
36. Prasasti Kebantenan, Bekasi, Jawa Barat ~ 1521, Bahasa Sunda.
37. Padrão Sunda Kelapa, Pasar Ikan, Jakarta Utara, 21 Agustus 1522, Bahasa Portugis.
38. Prasasti Batutulis, Bogor ~ 1533, Bahasa Sunda.
39. Prasasti Pakubuwana X, Surakarta, Jawa Tengah, 1938, Bahasa Jawa Kuno.
40. Prasasti Wurudu Kidul, tanpa tahun. Bahasa Jawa Kuno.
41. Prasasti Ulubelu, Lampung, Bahasa Sunda.
42. Prasasti Sojomerto, Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Batang, Jawa Tengah, Bahasa Melayu.
43. Prasasti Bukateja, Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah, Bahasa Melayu.
44. Prasasti Dewa Drabya, Dieng, Jawa Tengah, Bahasa Melayu.
45. Prasasti Hulu Dayeuh, Huludayeuh, desa Cikalahang, Cirebon, Jawa Barat, Bahasa Sunda.
46. Prasasti Cikajang, Cikajang, Garut, Jawa Barat, Bahasa Sunda.

Thanks To : Indonesiakuno.com
Re-Publish By Pushtop.blog

(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA
(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Cara Hack Template Dengan Meta Tag Agar Lebih Seo Friendly

Dalam dunia Blogger penggunaan Template Yang tampil Cantik Dan Desain yang rapih memang merupakan salah Satu hal yang menyenangkan,Terutama Buat kita Pribadi melihat Blog Kita pun Menjadi Nyaman,Apalagi Untuk Para Pencari informasi pada blog kita.
Namun Jika berbicara tentang BLOGSEO ,Kriteria ini tentunya Belum Cukup Jika Kita Hanya mengandalkan Keindahan Pada Desain Template Blog.
Menurut yang telah Ane Temukan Di beberapa Postingan Para Master Seo,Ada beberapa Cara Hack template Agar Blog Kita Menjadi Seo Friendly.
Dalam Kesempatan kali ini kita mencoba hack Template Dengan Susunan meta tag Sederhana Dan Simple SEO :

Page Title

Judul halaman standar untuk Single Post pada Blogger adalah BLOG TITLE: POST TITLE. Kamu bisa meningkatkan SEO dengan mengganti title tag jadi POST TITLE | BLOG TITLE. Temukan kode ini pada Template XML Kamu,

<title><data:blog.pageTitle/></title>

Kemudian ganti dengan kode ini,

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<title><data:blog.pageName/> | <data:blog.title/></title>
<b:else/>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
</b:if>

Bisa Juga Di Tambahkan Seperti title Di bawah Ini :

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<title><data:blog.pageName/> | <data:blog.title/></title>
<b:else/>
<title><data:blog.pageTitle/> | Media Informasi | Blog Sharing</title>
</b:if>

Untuk lebih mudah silahkan kunjungi cara pasang meta tag dynamic di sini


Meta Keywords dan Description

Agar Blog lebih Mempunyai Ciri khas Yang membedakan dengan blog lain,Maka Bisa Di Tambahkan Dengan Keyword Untuk memperkuat Blog.

Contoh :

<meta name="description" content="Media Informasi - Seputar Dunia" />
<meta name="keywords" content="berita,hiburan,teknologi,otomotif,kesehatan,ekonomi,wisata,budaya,sejarah,seni,foto" />

Namun Jika Kita memasang Meta Keyword dan Descripsi seperti ini,maka Keyword Dan Descripsi akan Sama Pada Semua Post.
Agar Tidak terJadi Duplikasi Yang Terlalu banyak tentang ini ...maka Agar Lebih Seo kita Bisa Tambahkan Menjadi Seperti Di bawah ini :

<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'>
<meta name="description" content="Media Informasi - Seputar Dunia" />
<meta name="keywords" content="berita,kesehatan,ekonomi,wisata,budaya,sejarah,seni,foto" />
</b:if>

Untuk Pemasangan page title,Meta keyword,Dan Descripsi Saya Rasa ini Sangat membantu Agar Blog menjadi Lebih Seo,
Menurut Informasi Yang telah Ane temukan Dari hasil Blogwalking,cara ini Memang Sudah Sering di gunkana Para master Seo Untuk menyiasati Blog Agar lebih Seo.

Yang Sering menjadi Permasalahan,Kenapa Blog kita Sangat lemah Sekali Dalam Mesin Pengindexan,Untuk Ini Kita Bisa menambahakan Meta Tag yang lain,
Yang mungkin akan kita coba Publish lain Waktu


(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Cara Mudah Buat menu Accordion Dengan CSS

Menu Accordion ternyata sangat Membantu Kita Agar Tampilan Blog terlihat Lebih ramping,Karena menu accordion dengan CSS ini mampu membuat menu Spilover,dengan memasukan Code Widget Yang ingin Di buat Spilover atau Hide And show,Dan Apa Sajalah istilahnya itu .Tentunya Anda Bisa Menyembunyikan Widget Yang terkesan memenuhi Ruang Sidebar Sobat .
Cara Ini Saya rasa Cukup Mudah karena Murni Hanya Menggunakan Edit CSS,Tanpa Dukungan scrift Dari Dunia Lain

Ok Untuk Tata Caranya Adalah Sebagai berikut.

# login Blogger.
# klik Rancangan
# Add gadget >> Pilih HTML
Kemudian masukan Code scrift berikut :

<div id="acc">
<div id="isi1">
<h3><a href="#isi1">Judul 1</a></h3>
<div class="post">
Masukkan item anda disini,bisa berupa teks atau widget </div>
</div>
<div id="isi2">
<h3><a href="#isi2">Judul 2</a></h3>
<div class="post">
Masukkan item anda disini,bisa berupa teks atau widget </div>
</div>
<div id="isi3">
<h3><a href="#isi3">Judul 3</a></h3>
<div class="post">
Masukkan item anda disini,bisa berupa teks atau widget
</div>
</div>
</div>

Setelah Itu Simpan/Save,
Kemudian Setelah tersimpan > klik Edit HTML

* Masukkan kode berikut ini sebelum kode ]]></b:skin>

#acc{background:#666;font:13px trebuchet ms;
line-height:2.4em;padding:5px;margin:0;}
#acc h3{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_NiMaJvpClS7N-tPX5NFyq_QRLCPA9TXII7QMog9kpmjXQN1Ri7radpWHBNHvJAQ6BAN3oUHzJPzCxCay4TBlkZLy5yvcXfS8wuBlktt74XwPMTmlTNzAivVdm2gBR1TpqOaVszEOC2fa/s1600/main-bg.png);padding:5px 5px;margin:0;color:#222;
text-shadow:0px 1px 1px #fff;
border-bottom:2px solid #000;}
#acc h3 a{color:#000}
#acc h3 a:hover{color:#fff}
#acc .post{background:#000;color:#fff;padding:10px;margin:10px 0px;display:none;
border-bottom:2px solid #222;}
#acc :target h3 + .post {display:block;height:250px;overflow:auto;}
#acc :target h3 a{color:#FAF103}

Keterangan :

Code ini :
{display:block;height:250px;overflow:auto;} : 250px Bisa kamu rubah sesuai kebutuhan.
#acc h3{background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_NiMaJvpClS7N-tPX5NFyq_QRLCPA9TXII7QMog9kpmjXQN1Ri7radpWHBNHvJAQ6BAN3oUHzJPzCxCay4TBlkZLy5yvcXfS8wuBlktt74XwPMTmlTNzAivVdm2gBR1TpqOaVszEOC2fa/s1600/main-bg.png) : background bisa kamu ganti sesuai keinginan.

(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Mengamati Seni lukis diatas Tubuh ( Art Body Painting )

Bagi para seniman media apapun bukanlah hambatan untuk berkreasi. Tak heran, saat ini banyak para seniman yang memanfaatkan tubuh sebagai media berkreasi. Jenisnya bisa beragam, mulai body painting, tato, hingga tindik dan modifikasi tubuh. Jenis kesenian semacam itulah yang pekan lalu ditampilkan dalam World Meeting of Body Art di Museum of Fine Arts di Caracas, Venezuela.


Seorang pria yang tubuhnya dilumuri cat sedang berpose di acara World Meeting of Body Art di Caracas, Venezuela, Sabtu 16 Oktober 2010. (AP Photo / Ariana Cubillos)




Seorang seniman beraksi pada malam pembukaan World Meeting of Body Art di Caracas, Venezuela, Jumat, 15 Oktober 2010. (AP Photo / Ariana Cubillos)




Seorang wanita yang tubuhnya dilumuri cat berpose dalam acara World Meeting of Body Art di Caracas, Venezuela, Sabtu 16 Oktober 2010. (AP Photo / Ariana Cubillos)




Seorang pria yang tubuhnya dilumuri cat berpose di acara World Meeting of Body Art di Caracas, Venezuela, Sabtu 16 Oktober 2010. (AP Photo / Ariana Cubillos)




Seorang wanita sedang dicat tubuhnya dalam acara World Meeting of Body Art di Museum of Fine Arts di Caracas, Venezuela, Sabtu 16 Oktober 2010. (AP Photo / Ariana Cubillos)




Seorang pria yang tubuhnya dilumuri cat sedang beraksi di acara World Meeting of Body Art di Caracas, Venezuela, Sabtu 16 Oktober 2010. (AP Photo / Ariana Cubillos)




Para seniman beraksi ketika malam pembukaan World Meeting of Body Art di Caracas, Venezuela, Jumat, 15 Oktober 2010. (AP Photo / Ariana Cubillos)




Para model beraksi dalam acara World Meeting of Body Art di Caracas, Venezuela, Sabtu 16 Oktober 2010. (AP Photo / Ariana Cubillos)

Pagelaran Seni Lukis Tubuh
body painting art Exhibition
Mengamati Seni lukis di atas tubuh
Beauty Art Body Painting


(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA