Friday, December 10, 2010

Mengamati Pelabuhan Rotterdam | Gerbang Dunia Eropa

Jika ada satu tempat yang membuat Belanda menjadi negara perdagangan yang penting saat ini, maka tempat itu adalah Rotterdam. Pelabuhan Rotterdam terletak di lokasi bertemunya sungai-sungai besar di Eropa, dapat dicapai oleh kapal laut dan saat ini dapat mencapai tujuan pasar dengan satu juta orang hanya dalam perjalanan satu hari. Rotterdam menjadi pilihan yang masuk akal sebagai pelabuhan utama di Eropa. Pembangunan kembali pelabuhan tersebut menjadi prioritas utama setelah berakhirnya perang di Belanda. Pelabuhan Rotterdam rusak parah selama Perang Dunia Kedua, hampir setengahnya hancur. Perdagangan dengan Jerman berhasil diperbaiki, sebagian karena kebangkitan kembali Jerman dan sebagian lagi karena kerjasama yang berhasil antar negara-negara Eropa. Pertumbuhan ekonomi begitu tingginya sehingga pada tahun 1950-an perluasan pelabuhan diperlukan, maka dibangunlah Eemhaven dan Botlek.

Rotterdam baru menjadi pelabuhan utama di Belanda pada Abad ke-19. Walaupun kota itu sudah ada sejak lama, namun belum diperhitungkan sebagai pelabuhan yang penting. Sekitar tahun 1250-an, sebuah bendungan dibangun di sekitar Sungai Rotte yang kecil untuk mencegah masuknya terlalu banyak garam ke sungai tersebut dari laut. Di bendungan, barang-barang dipindahkan dengan tangan dari perahu ke kapal-kapal laut – inilah awal dari pelabuhan Rotterdam. Pada Abad ke-16, Rotterdam berkembang menjadi pelabuhan perikanan yang penting dan kemudian kota tersebut berperan penting dalam berbagai ekspedisi kolonial. Namun demikian, Rotterdam tidak pernah menjadi pusat perdagangan kolonial : pelabuhan saat itu terlalu sulit untuk dicapai dari laut dan juga berbagai kantor keuangan dan usaha membuka kantor mereka di Amsterdam.

Pada paruh kedua Abad ke-19, pelabuhan tersebut berubah sangat dramatis. Pertambangan dan industri mulai berkembang di Ruhrgebiet Jerman. Selain itu, Rotterdam sudah sangat mudah dicapai melalui laut. Di bawah pimpinan seorang insinyur perairan bernama Pieter Caland bukit pasir di pesisir Hoek van Holland dipotong dan jalur baru digali menuju pelabuhan Rotterdam : Nieuwe Waterweg (Jalur air yang baru). Dipelabuhannya sendiri cekungan-cekungan yang baru digali. Alat angkut bertenaga uap dan mesin lainnya memfasilitasi keluar masuk barang, dan kereta api barang mengangkut barang-barang dengan cepat.


Pelabuhan Rotterdam telah tumbuh terus sepanjang empat puluh tahun, antara lain dengan pembangunan Europoort dan Maasvlakte. Pemerintah Belanda menganggap penting untuk membuat pelabuhan Rotterdam selalu kompetitif. Sebagaimana halnya Bandara Schiphol, Rotterdam adalah pelabuhan utama, penghubung bagi kegiatan dagang internasional Belanda. Globalisasi berarti bahwa barang-barang diangkut secara intensif dari satu belahan dunia ke belahan dunia lainnya. Persaingan semakin meningkat – bahkan di antara berbagai pelabuhan. Dengan alasan ini, negara memberi perhatian ekstra terhadap desain dan aksesibilitas pelabuhan Rotterdam. Betuweroute, jalur kereta api barang yang baru antara Rotterdam dan Jerman, adalah salah satu proyek yang akan menjadi fondasi bagi masa depan pelabuhan itu.

Search Term Artikel entoen.nu
Publikasi Ulang Menjadi Duplikat Kontent And Artikel
Oleh Pushtop.blogspot.com
Image From Google Image Scaning Search Rotterdam

(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Asal Usul Gay Atau Penyuka Sesama jenis

 
Kenapa Penyimpangan Prilaku Sex yang Atau Penyuka Hubungan Sesama Jenis menjadi Sebuah Teka teki Yang Membuat Kebingungan Penentuan Status gender yang Sering manjadi Permasalahan Dalam ketetapan Prilaku Sex kepada Seseorang.
Penyimpangan gender dan hubungan sesama jenis sudah sering dibahas di dalam kitab suci, dan cerita sejarah.

Dalam berbagai penelitian yang dilakukan, peristiwa atau lokasi kejadian diazabnya umat Luth AS ini adalah di Kota Sodom, di daerah yang sekarang dikenal dengan nama Laut Mati atau di danau Luth yang terletak di perbatasan antara Israel dan Yordania.

Ajakan Nabi Luth ini justru ditolak oleh umatnya. Bahkan, tatkala Allah SWT mengutus dua orang malaikat dalam wujud manusia kepada Nabi Ibrahim dan Luth (QS Adz-Dzaariyaat [51]: 32, Hud [11]: 62-81), mereka malah meminta Luth untuk menyerahkan kedua tamunya itu untuk dinikahkan kepada mereka. Lalu, Allah menghancurkan umat Luth ini akibat perbuatannya.

PEnyimpangan Seksual ini juga terjadi di kota Pompei, Italia.Tercatat dari sejarah dan bekas - bekas mayat yang tertinggal karena letusan gunung Vesuvius, Mayat - Mayat yang telah menjadi fosil itu ditemukan saat berhubungan badan dengan sesama jenis.

Pada tahun 1869, dokter Dr K.M. Kertbeny yang berkebangsaan Jerman-Hongaria menciptakan isitilah homoseks atau homoseksualitas. Homo sendiri berasal dari kata Yunani yang berarti sama, dan seks yang berarti jenis kelamin. Istilah ini menunjukkan penyimpangan kebiasaan seksual seseorang yang menyukai jenisnya sendiri , misalnya pria menyukai pria atau wanita menyukai wanita.

Pada abad ke 20 semakin banyak homo atau bahasa gaulnya Maho-maho bermunculan, sehingga munculnya komunitas homoseksual di kota-kota besar di Hinda-Belanda sekitar pada tahun 1920an.

1968

Sekitar pada tahun 1968 mulai dikenal isitilah wadam yang diambil dari kata hawa dan adam. Kata wadam menunjukkan seseorang pria yang mempunyai prilaku menyimpang yang bersikap seperti perempuan.

1969

Pada tahun 1969 di New York, Amerika berlangsung Huru-hara Stonewall ketika kaum waria dan gay melawan represi polisi yang khususnya terjadi pada sebuah bar bernama Stonewall Inn. Perlawanan ini merupakan langkah awal dari Waria dan Gay, dalam mempublikasikan keberadaan mereka.

Pada tahun yang sama mulai muncul organisasi Wadam yang bernama Himpunan Wadam Djakarta (HIWAD). Organisasi tersebut merupakan organisasi Waria pertama di Indonesia yang terletak di Jakarta. Organisai tersebut berdiri dan difasilitasi oleh Gubernur DKI Jakarta Raya, Ali Sadikin.
1978
International Lesbian and Gay Association OLGA) berdiri di Dublin, Irlandia

±1980:

Istilah wadam diganti menjadi waria karena keberatan sebagian pemimpin Islam, karena mengandung nama seorang nabi, yakni Adam a.s.
1981:
Munculnya gejala penyakit baru yang kemudian dinamakan AIDS. Penyakit ini pertama kali ditemukan di kalangan gay di kota kota besar Amerika Serikat, Kemudian ternyata diketahui bahwa HIV adalah virus penyebab AIDS. Penularan HIV / AIDS pertama kali ditularkan melalui hubungan seks anal antara laki laki.

1982 - sekarang

Pada tahun 1982 muncullah Organisasi gay terbuka, yang merupakan organisasi Gay terbuka yang pertama di Indonesia, setelah itu diikuti dengan organisasi lainnya seperti : Persaudaraan Gay Yogyakarta (PGY) (Indonesian Gay Society (IGS)), dan GAYa NUSANTARA (GN) (Surabaya). Setelah banyaknya kemunculan-kemunculan tersebut, organisasi Gay mulai menjamur diberbagai kota besar seperti di Jakarta, Pekanbaru, Bandung dan Denpasar, Malang dan Ujungpadang. Tentunya hal ini cukup meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat terutama organisasi-organisasi Islam di Indonesia.

Masalah HAM


Setelah banyaknya kemunculan Organisasi Gay diberbagai belahan dunia, maka mulailah diperdebatkan masalah HAM tentang banci, dan Gay. Pada tahun 1993 : Isyu orientasi seksual masuk dalam agenda Konferensi PBB tentang Hak Asasi Manusia di Wina, Austria, tetapi ditentang oleh negara negara konservatif, termasuk Singapura. Walaupun begitu, pada tahun 1990 di Amerika, San Fransisco mulai berdiri organisasi Internasional Gay and Lesbian Human Rights Commission (IGLHRC).

Pada tahun 1994 Isyu orientasi seksual kembali mewarnai perdebatan pada Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan (ICPD, Kairo, Mesir), dan ditentang pihak pihak konservatif. Indonesia secara eksplisit menolak. Di tahun yang sama pula Afrika Selatan menjadi negara pertama dengan jaminan non-diskriminasi berdasarkan orientasi seksual dalam UUD-nya.

Akibat dari diskriminasi terhadap kaum Homo/ Waria/ Lesbian pada tahun 1995 Isyu orientasi seksual, diperjuangkan oleh aktivis-aktivis lesbian/ Homo/ Waria, mencuat pada Konferensi Dunia tentang Perempuan ke-2 di Beijing, Tiongkok. Kembali pihak-pihak konservatif, termasuk Vatikan dan Iran, menentangnya. Indonesia juga termasuk yang menentang.

Pada Apr 2001 Negeri Belanda menjadi negeri pertama yang mengesahkan perkawinan untuk semua orang (termasuk gay dan lesbian). Salah seorang dari pasangan yang kawin harus warga atau penduduk tetap Belanda.

Dari tahun 2001 sampai 2003 masalah HAM terhadap kaum maksiat ini semakin diperdebatkan akibat dari rasisme, dan diskriminasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang menentang. Hal ini semakin jelas, pada saat Brasil mengusulkan kepada Komisi Tinggi PBB untuk HAM agar orientasi seksual dimasukkan sebagai salah satu aspek HAM. Pengambilan keputusan ditunda. Dalam prosesnya, Vatikan mendesak pemerintah-pemerintah Amerika Latin lainnya untuk menentang usulan ini.


Komentar penulis (Kenny G)

Dalam artikel yang saya buat kali ini memang lebih cendrung terhadap penyimpangan yang dilakukan oleh laki-laki dari pada perempuan. Hal tersebut dikarenakan lebih banyak penyimpangan gender yang dilakukan lelaki dari pada perempuan.

Pendapat Pribadi
Sekarang anda sudah tahukah bukan kalau Kegiatan Homoseksual tersebut merupakan salah satu faktor awal yang memicu penyakit HIV/ AIDS. Penyakit ini bertanggung jawab atas hilangnya jutaan nyawa manusia, dan jutaan masa depan manusia di dunia ini. Oleh karena itu saya sendiri tidak melegalkan/mengakui kegiatan homo. Mengapa?, karena hal tersebut bisa mempengaruhi kaum-kaum muda untuk ikut terjerumus dalam hal tersebut. Dalam beberapa kasus penyimpangan gender sering kali terjadi akibat lingkungan yang mendukung, contohnya seperti : lingkungan yang dikelilingi waria/ homo, lingkungan tersebut dapat merubah orang normal menjadi Waria / Homo.

Yah terlepas dari hal tersebut, faktor penentu selalu dari dalam diri manusia itu sendiri, barang siapa yang kuat Imannya kepada Tuhan maka ia tidak akan terjerumus dalam hal bodoh seperti itu. Mana ada Agama yang baik yang memperbolehkan seseorang untuk menjadi Homo atau Waria?

Share Artikel From Danish Net
Re - Publish By Pushtop.Blogspot.com

(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Tradisi Perang Suku di Pedalaman Mimika Papua | Telusur

Dipicu Dendam Antar keluarga atau Kasus Perselingkuhan
Perang antarsuku seakan masih menjadi tradisi di beberapa daerah
pedalaman Papua. Termasuk perang di Kelurahan Kwamki Lama, Distrik Mimika Baru,
Kabupaten Mimika, antara suku Dani dan suku Damal . Apa
pemicunya?
Laporan S AMBING dan KISS RG KOIBUR, Timika

DI wilayah Kabupaten Mimika ada tujuh suku. Mereka adalah Amungme,
Kamoro, Dani, Damal, Nduga, Mee, dan Moni. Biasanya, kelompok-kelompok ini
dipisahkan oleh letak geografis. Namun, bisa jadi, sebuah desa atau distrik
ditinggali lebih dari satu suku.

Suku Kamoro, misalnya, tinggal di dataran rendah hingga bagian pantai
Mimika. Suku Amungme banyak mendiami daerah pegunungan. Kedua suku tersebut
banyak disebut orang sebagai suku asli Mimika. Lima suku lain datang dari
wilayah kabupaten sekitar Mimika.

Suku Dani berasal dari bagian barat Kabupaten Jayawijaya (Wamena). Suku
Damal berasal dari Mulia, pertengahan antara Kabupaten Jayawijaya dengan
Kabupaten Paniai.

Kepala Suku Dani, sekaligus anggota DPRD Mimika, Philipus Wakerwa kepada
JPNN mengungkapkan, pribadi keras dan tegas yang menjadi ciri khas warga
pribumi tidak terlepas dari pengaruh topografi alam dan pola hidup di daerah
pedalaman.

Akibatnya, saat berhadapan dengan perkembangan daerah yang cukup
signifikan, mereka mengalami keterkejutan budaya (cultural shock). Karena itu,
kuat kesan bahwa warga pedalaman Papua resistan dengan perubahan. Bahkan,
sering mereka menyikapinya dengan emosional.

''Ada dua persoalan yang bisa memicu warga angkat panah. Balas dendam
karena anggota keluarganya disakiti atau kasus perselingkuhan. Biasanya,
perselingkuhan bisa di dalam kerabat atau dengan suku lain," kata Philipus.

Philipus mengatakan, sebagian besar warga pedalaman belum melek hukum.
''Hampir semua warga Dani di sini (Mimika, red) berasal dari daerah pedalaman,
khususnya lembah Baliem (Kabupaten Jayawijaya). Jadi, ketika berhadapan dengan
keharusan mengikuti hukum positif, sangat sulit," ujarnya.

Mereka lebih taat kepada hukum adat daripada hukum nasional. ''Yang lebih
mendominasi pikiran mereka adalah aturan adat. Ini juga terbentuk karena hidup
di pedalaman penuh tantangan. Bukan hanya alam yang keras, tuntutan mencari
nafkah mengharuskan mereka berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun naik turun
gunung dan lembah. Jangan heran apabila watak masyarakat pribumi keras dan
tegas,'' sambung Philipus.

Dia kemudian mencontohkan, kebiasaan yang sekarang ini masih terpelihara
pada suku Dani yang berkaitan dengan pernikahan. Biasanya, seorang pria yang
ingin berkenalan dengan wanita harus membangun komunikasi dengan keluarga dekat
wanita tersebut.

Jika tawaran itu diterima, perempuan bersangkutan melakukan apa yang
disebut warga Dani bingga lakue atau bingga lakarak. Pada tahap ini, perempuan
datang ke rumah laki-laki untuk memasak, lalu pergi. Tugas itu berlangsung
lebih dari satu bulan. Apabila pihak perempuan merasa sudah waktunya
mengetahui sikap orang tua pria, dilakukan upacara koeame wagarak atau
perempuan datang untuk mendengar jawaban dari orang tua pria.

Jika perempuan tersebut rajin dan cocok untuk jadi istri anak
laki-lakinya, selanjutnya pihak orang tua menyampaikan persetujuan.

Tahap ketiga jalinan itu adalah koejiqui atau koejikopopiwogi. Pada tahap
ini, orang tua perempuan mengantar anaknya kepada orang tua laki-laki.
Biasanya, dilakukan acara potong babi dan diselenggarakan pesta adat. Sebelum
diantar, orang tua perempuan merias sendiri anaknya, seperti mengenakan noken,
kulit bia, dan berbagai perlengkapan adat lain.

Setelah mengantar anaknya, orang tua perempuan pulang. Selanjutnya, orang
tua laki-laki mendatangi orang tua perempuan untuk mendata semua jenis
pengeluaran berkaitan dengan acara koejikopopiwogi, terutama biaya untuk
periasan anak menantunya. Acara ini dalam bahasa setempat disebut koewupugi.
Setelah semua pengeluaran direkap, baru dilakukan pembayaran oleh pihak
keluarga pria kepada keluarga perempuan.

Juga dijelaskan oleh Philipus, seorang suku Dani -juga lima suku lain:
Amungme, Moni, Damal, Nudga, Mee- yang meninggal dalam perang harus dibakar.
Pembakaran mayat tersebut merupakan persembahan kepada arwah nenek moyang.

Sebab, kata Philipus, sebelum perang adat, kepala suku dan kepala perang
harus melakukan upacara memanggil arwah. Menurut kepercayaan warga Dani, sudah
ditentukan arwah nenek moyang yang menjaga mereka selama perang.

Setelah membakar, kubu bersangkutan harus menyampaikan pada kubu lawan
tentang nama dan identitas mayat yang dibakar. Menurut Philipus, ini bertujuan
agar kubu lawan senang dan kubu yang menderita tidak mendapat gangguan dari
arwah.

Menurut data yang dihimpun Radar Timika dari sejumlah sumber, baik suku
Dani maupun suku Damal memiliki sejumlah marga. Pada suku Dani, terdapat marga
Wakerwa, Waker, Kogoya, Tabuni, Wenda, dan Magai. Pada suku Damal, marganya
adalah Mom, Murib, Waker, Kum, Kiwak, Kibak, Jolemol, dan Magai.

Tokoh lain masyarakat suku Dani, NW (minta namanya diinisialkan), dan
salah seorang tokoh pemuda suku Damal Edwin Mom yang ditemui JPNN Senin lalu
menjelaskan, secara umum kehidupan suku Dani dan Damal termasuk yang
terbelakang di Papua.

Lambatnya kedua suku itu menerima kemajuan bisa dilihat dari sektor
pendidikan dan sektor kehidupan sosial. Namun, yang paling utama penerimaan
Injil (sebagai kabar baik) yang belum merata diterima masyarakat kedua suku.

NW yang ditemui JPNN di Jalan Sosial, Jalur V Kwamki Lama, mengatakan,
suku Dani dan Damal memang sering berperang. Menurut dia, bentrokan itu
merupakan akibat iman kepercayaan secara umum masyarakat kedua suku belum kuat
(teguh). ''Kabar dari Injil belum seluruhnya diterima masyarakat. Meski ada
yang menerima, tapi hanya seberapa? Alasan itu menjadi dasar kuat sering
terjadi perang walaupun masalah awalnya kecil."

NW kemudian menuturkan penyebab perang dan akibat yang biasanya
ditanggung. Pertama, bila anak gadis orang lain diambil tanpa sepengetahuan
orang tua atau keluarga dekat anak gadis itu. Pada era 1990-an, soal seperti
itu diselesaikan dengan membayar lima ekor babi. Tapi, kemudian, denda bisa
dibayar dengan uang.

Kedua, bila istri berselingkuh dengan pria lain (meksipun si lelaki
bagian keluarga). Penyelesaiannya didenda lima ekor babi. ''Setelah itu bisa
akur kembali. Tapi, bila pihak laki-laki bersikeras, maka setelah dibuat denda
adat, sang istri dicerai."

Ketiga, pencurian terhadap barang berharga seperti kulit kerang yang
sering dipakai sebagai maskawin pihak laki-laki kepada pihak perempuan.
Penyelesaiannya dibuat acara potong dua ekor babi, lalu barang berharga yang
dicuri itu dikembalikan.

Keempat, pencurian terhadap hewan piaraan, seperti babi, burung, atau
tanaman di kebun (ladang). Penyelesaiannya, diselenggarakan rapat, lalu
dilakukan pembayaran denda tiga ekor babi sebagai ganti rugi.

Kelima, bila ada dua orang berbeda marga makan bersama, setelah saling
berpisah kemudian salah satunya sakit. Ini bisa menimbulkan rasa curiga kepada
orang yang sebelumnya makan bersama si sakit.

Keenam, bila ada sepuluh orang bekerja di ladang, kemudian salah satu di
antaranya terluka. Kecurigaan korban dilukai oleh sembilan orang lain bisa
muncul bila tidak ada penjelasan kepada keluarganya.

Ketujuh, misalnya ada tiga anak kecil bermain bersama, kemudian salah
satunya tiba-tiba sakit. Dua anak lainnya akan dimintai penjelasan. Bila tidak
ada penjelasan yang baik dari kedua anak tersebut, orang tua akan
menyelesaikannya.

Dalam kehidupan sehari-hari suku Dani, kata NW, rasa curiga masih tinggi.
Seorang laki-laki yang kedapatan berjalan dengan seorang gadis tanpa ikatan
resmi, misalnya, bisa menyulut perang.

Menyikapi perbedaan suku dan budaya warganya, Bupati Kabupaten Mimika
Klemen Tinal menegaskan bahwa semua suku di wilayahnya, asli maupun pendatang,
mendapat perlakuan sama dalam memperoleh kehidupan yang layak.

Ditemui JPNN di Kwamki Lama saat bertemu dengan warga kubu tengah, Rabu
(2/8), bupati menyatakan, meskipun ada suku asli seperti Kamoro dan Amungme
ditambah Suku Dani, Damal, Mee, Nduga, dan Moni, serta suku-suku lain dari
Papua maupun luar, perlakuan yang diberikan sama.

''Baik itu pembinaan serta pelayanan akan dilakukan sama, tidak ada
perbedaan," ujarnya.

Penerapan hukum positif pun diinginkan bupati dalam menangani berbagai
persoalan di tengah masyarakat. ''Hukum positif yang akan mengikat semua.
Dengan hukum (positif) ini, semua akan hidup berdampingan satu dengan yang
lain. Dan di Mimika ini tidak ada masalah suku,'' ujarnya
Artikelnya Hasil Salinan Dari syaefulrohman.blogspot.com
Jadi Bagi Yang Pengen Lebih Jelasa Silahkan Mampir Kesana ya :)
RE - Publisher By Pushtop.blogspot.com

(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Asal Usul Awal Mula Perayaan Tahun Baru

Sekedar Untuk Mengetahui Asal Mula Perayaan Tahun Baru 

Perayaan Tahun Baru memang telah menjadi bagian dari seluruh lapisan masyarakat tanpa memperhatikan status sosial maupun latar belakang agama Baik Tua Maupun Muda. Semua orang membaur dalam suasana sukacita dalam harapan akan hidup yang lebih baik di tahun yang baru.Banyak resolusi dibuat, banyak asa dan cita-cita digantungkan untuk tahun Yang Akan Datang Agar Menjadi Yang Lebih baik Dari Tahun2 Lampau. Namun, meskipun selalu dirayakan setiap tahun, masih banyak juga orang yang belum mengetahui sejarah atau kisah di balik perayaan Tahun Baru tersebut.

Apa sebenarnya yang menjadi dasar atau awal mula perayaan Tahun Baru?
Sebenarnya, perayaan Tahun Baru adalah yang tertua di antara hari-hari libur lainnya yang diakui secara internasional. Penelusuran akan awal mula perayaan Tahun Baru membawa kita kembali ke zaman kerajaan Babilonia Kuno, sekitar 4000 tahun lampau. Pada sekitar tahun 2000 SM, Tahun Baru Babilonia mulai dirayakan bertepatan dengan dimulainya Bulan Baru (New Moon) yang pertama yang ditandai dengan nampaknya bulan sabit yang pertama setelah peristiwa Vernal Equinox (hari pertama musim semi).

Awal musim semi adalah waktu yang logis untuk memulai sebuah tahun baru. Betapa tidak, saat itu adalah musim kelahiran kembali, musim menanam tanaman yang baru, dan musim bagi berbunga bagi tumbuhan. sebaliknya, tanggal 1 Januari, yang kita rayakan sekarang ini sebagai tahun baru, tidak memiliki suatu signifikansi astronomis atau agrikultural apapun, melainkan benar-benar suatu tradisi yang arbitrer (tanpa dasar yang kuat). Perayaan Tahun Baru Babilonia ini berlangsung selama sebelas hari, dan masing-masing hari memiliki bentuk perayaannya sendiri yang khusus.
Belakangan, Bangsa Romawi meneruskan tradisi Tahun Baru pada bulan Maret ini, namun pada saat bersamaan perubahan perhitungan kalender mereka yang terus-menerus sebagai akibat dari berganti-gantinya para penguasa atau kaisar menyebabkan kalender tersebut tidak sinkron lagi dengan matahari.
Untuk menyelesaikan kisruh ketidakcocokan kalender tersebut, maka pada tahun 153 SM, Senat Romawi menetapkan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun baru. Meskipun demikian, kekisruhan berlanjut hingga Julius Caesar, pada tahun 46 SM menetapkan apa yang kemudian dikenal sebagai Kalender Julian. Kalender ini tetap menempatkan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun baru, namun supaya kalender ini benar-benar bisa sinkron dengan matahari, Julius Caesar perlu mengubah perhitungan tahun sebelumnya menjadi lebih panjang, sehingga mencapai 445 hari.

Meskipun pada abad-abad pertama Masehi bangsa Romawi tetap melanjutkan perayaan tahun baru, Gereja saat itu mengutuk perayaan tersebut karena dianggap sebagai ritual pagan (penyembahan berhala). Tapi di kemudian hari, ketika agama Kristen menjadi semakin berkembang, Gereja mula-mula mulai memiliki pandangan religius sendiri mengenai beberapa tradisi pagan yang berlangsung di masyarakat, dimana salah satunya adalah perayaan Tahun Baru. Walaupun demikian,bagi beberapa denominasi tertentu, perayaan Tahun Baru dipandang sebagai bagian dari memperingati peristiwa Penyunatan Kristus. Pada Abad Pertengahan, Gereja tetap dengan pendiriannya yaitu menolak perayaan tahun baru.

Baru pada 400 tahun belakanganlah tanggal 1 Januari dirayakan sebagai hari libur oleh bangsa-bangsa Barat.Salah satu tradisi penting dari perayaan Tahun Baru adalah membuat resolusi-resolusi untuk tahun baru. Tradisi ini juga bermula dari bangsa Babilonia Kuno. Resolusi-resolusi masa kini bisa saja berupa mengurangi berat badan atau berhenti merokok. Tahukah anda apa resolusi tahun baru yang paling populer saat itu? Resolusi yang paling umum dari orang-orang Babilonia Kuno ialah mengembalikan alat-alat pertanian yang mereka pinjam.

Search Term gamalielschool
Re-Publish And Editor Image By Pushtop
(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Thursday, December 9, 2010

Seni Tari Dari Papua

Seni Tari Papua Merupakan Salah Satu kekayaan Dari Keaneka Ragaman Indonesia.
Keaneka Ragaman Adat Dan Budaya Di Papua Juga Sangat menarik Buat Kita Amati dan Nikmati,Sebagai Salah Satunya Adalah Seni Tari Dari Papua Yang Saya mabil Cuplikannya Dari Video Youtube Yang Telah Di Unggah Rekan Kita Sesama Indonesia Tentunya :D.
Jika Kita Hendak Mengamati Kesinian Dan Adat Timur,Tentunya sangat Banyak Yang Belum Kita Ketahui Tentang Keanekaragaman Seni Dan Budaya Di Sana.
Karena Saya Bukan Seorang Yang memiliki Wawasan tentunya Tema Tari Papua Ini Sangat Menarik Buat Menambah Wawasan Tentang Budaya dan Seni indonesia,Yang Jelas Kita Sebagai Anak Bangsa Minimal Harus Mengenal Keanekaragaman Yang Ada Pada bangsa kita Sendiri....ok.

Ni Gan Video Youtube Nya....Thanks Buat Pengunggah Video ini ...Salut Dah :D





(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Cara Pasang Search Result Google CSE Di Bawah Posting [ Artikel ]

Search Result Adalah Kolom Pencarian Yang Telah Di sediakan Oleh Blogger Yang Akan Memberikan Kemudahan Untuk melakuakan Pencarian Yang Di inginkan,Dengan memasukan kata Kunci tertentu Atau Yang Di inginkan.

Nah Kali Ini Kita Akan Coba Memasang Serach Result ini Berada Di bawah Postingan / Artikel Blog Sobat.Sebelum Anda Memasang Search result Atau Google CSE ini.Sobat harus Memiliki ID atau User Akun Di Google CSE.Untuk Mendapatkan Akun Atau User ID di Google CSE Sobat Bisa Registrasi di www.google.com/cse/
Untuk tata cara Daftar Nya Silahkan cari Di Blog Yang lain ya :)

Bagi Sobat Yang Sudah memiliki ID Di Google Cse
Langsung Aja Ikuti langkah2 Pemasangan Di blog Sobat :

# Login Blogger
# Klik rancangan
# Kemudian Edit HTML
# Dan Jangan Lupa Expand Widget

Cara pasang Cse...
Temukan Code Di Bawah Ini :

<div style='clear: both;'/> <!-- clear for photos floats --></div>

Pasang Code Di bawah ini Tepat Di Atas Code tersebut

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<script src='http://www.google.com/jsapi'/>
<script type='text/javascript'>
google.load(&#39;search&#39;, &#39;1&#39;);
function OnLoad() {
var customSearchControl = new google.search.CustomSearchControl(&#39;ID Google CSE SOBAT&#39;);
customSearchControl.draw(&#39;content&#39;);
customSearchControl.execute(&#39;<b:if cond='data:post.title'><data:post.title/></b:if>&#39;);}
google.setOnLoadCallback(OnLoad);
</script>
<div id='content'>Loading...</div></b:if>
Ket : Text Yang Berwarna Biru Isi Dengan User ID Google CSE Sobat.
Kemudian Klik Save Atau Simpan
Setelah Tersimpan Lihat Hasilnya,Semoga Sukses


(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA

Wednesday, December 8, 2010

Karya Seni Pahat/Ukir Jepara - Indonesia

Ukiran Jepara merupakan Sebuah karya Anak bangsa Yang sangat Di Kenal Hingga manca negara.Asal mula Ukiran jepara Terbit Dari Tangan-Tangan Cekatan Para Seniman Asal jepara.Indonesia memang Sangat Kaya dengan Karya-karya Yang Alami Dan Sangat Di sukai Pihak Turis Asing.Bahkan Para kolektor2 ternama Dunia Sudi Hadir ke Indonesia Hanya Sekedar berburu karya Yang Sangat Luar Biasa Dari Anak Bangsa indonesia.

ukiran jepara 1

Ukiran Jepara 2

ukiran Jepara 3

Ukiran Jepara 4

Untuk Ukiran Jepara 5,6,7,8 Dan seterusnya Bisa lakukan Penelusuran Gambar di google,Dengan Kata kunci Foto ukiran Jepara.
Selamat Mencoba



(C) TOP BLOG | MOBIL KELUARGA IDEAL TERBAIK INDONESIA